Resiko Kesehatan Akibat Multi Aborsi

d19e5bd74ddd65bd425eeb69e6c22c5bTidak banyak yang menyadari bahwa aborsi apabila dilakukan lebih dari sekali dapat meningkatkan resiko dan masalah kesehatan serta yang lebih parah dapat mengancam jiwa. Aborsi berulang dapat membuat kehamilan di masa depan bermasalah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa beberapa kali aborsi dapat menciptakan komplikasi pada wanita seperti integritas leher rahim, penyakit radang panggul, meningkatkan resiko kelahiran prematur dan meningkatkan resiko keguguran.

Ini adalah alasan mengapa aborsi sangat berbahaya.

Dikatakan bahwa wanita yang telah berulang kali melakukan aborsi hingga batas tertentu mungkin memiliki komplikasi seperti kelahiran prematur atau bayi berat lahir rendah. Wanita yang telah mengalami 3-4 kali atau lebih aborsi dapat menyebabkan kerusakan pada leher rahim mereka.

Bahkan lebih parah lagi, masalah atau komplikasi aborsi dapat mempengaruhi kesuburan dan meningkatkan resiko komplikasi prenatal. Banyak pasangan yang saat ini berurusan dengan infertilitas, kehamilan ektopik atau cacat lahir yang disebabkan karena mereka pernah melakukan aborsi.

Infertilitas atau kemandulan didefinisikan sebagai kegagalan menghasilkan kehamilan setelah 12 bulan mencoba.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa alasan umum mengapa multi aborsi dapat menyebabkan resiko kesehatan.

Menyebabkan keguguran

Kadang-kadang apabila seorang wanita mengkonsumsi obat aborsi, hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada serviks membuatnya menjadi lemah dan mudah mengalami keguguran. Di sisi lain, hal tersebut juga bisa menyebabkan kerusakan pada rahim dan menyebabkan munculnya jaringan parut pada rahim.

Kelahiran prematur

Efek lain yang disebabkan apabila wanita sering mengalami aborsi daerah dapat menyebabkan resiko kelahiran prematur lebih tinggi dan resiko anomali plasenta.

Kehamilan ektopik

Lebih jauh lagi, aborsi berulang kali dapat menyebabkan resiko kehamilan ektopik pada saat hamil di kesempatan berikutnya. Kehamilan ektopik adalah salah satu yang paling mengancam nyawa atau jiwa seorang ibu karena bayi tumbuh di luar rahim.

Baca Juga:  7 Alasan Perut Kram Selama Kehamilan

Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul merupakan salah satu akibat lain dari seringnya seorang wanita melakukan aborsi. Penyakit ini juga bisa mengancam jiwa dan membuat seseorang menjadi mandul. Radang panggul dapat menyebabkan luka pada jaringan dan saluran tuba serta dapat menyebabkan penyempitan pada daerah tersebut sehingga kesuburan akan terganggu.

Menyebabkan kemandulan

Banyak ahli kesehatan yang sudah memperingatkan bahwa aborsi dapat menyebabkan masalah kesuburan sehingga seseorang kesulitan untuk hamil. Ketidaksuburan wanita tersebut disebabkan karena adanya jaringan parut pada rahim setelah dilatasi dan kuretase.

Endometriosis

Endometriosis adalah efek dari aborsi berulang kali dan biasanya akan dialami wanita pada kelompok 20-29 tahun.

Perforasi rahim

Dua hingga tiga persen pasien aborsi menderita perforasi rahim. Perforasi adalah kondisi dimana rahim bisa mengalami luka-luka atau berlubang akibat anestesi saat aborsi.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.