Mengenal dan Mengetahui Efek Kafein pada Kehamilan

Mengenal dan Mengetahui Efek Kafein pada Kehamilan

kafein-2Mungkin banyak diantara anda yang bertanya-tanya apakah kafein aman apabila dikonsumsi selama kehamilan? Sebenarnya, minuman maupun makanan yang mengandung kafein dalam jumlah tertentu atau batasan tertentu tidak dilarang untuk dikonsumsi. Akan tetapi dalam jumlah yang terlalu banyak dapat menyebabkan masalah atau komplikasi selama kehamilan dan bahkan dapat mempengaruhi bayi di dalam kandungan. Kafein digolongkan sebagai makanan yang tidak baik dan tidak direkomendasikan oleh dokter bagi wanita hamil.

Jika anda memiliki suami perokok, hal tersebut justru bisa memperparah kondisi apabila anda juga secara rutin mengkonsumsi kopi yang mengandung banyak kafein. Jadi lebih baik anda menghindari kopi selama kehamilan untuk memberikan keamanan.

Meskipun secangkir kopi di pagi hari tampaknya tidak berbahaya, tetap saja ada beberapa resiko yang terkandung didalamnya. Terlebih jika anda sedang hamil, cobalah menjauhi kopi sebisa mungkin.

Mungkin anda juga sudah mendengar bahwa terlalu banyak mengkonsumsi kopi dapat menyebabkan wanita hamil keguguran. Dan kopi merupakan minuman diuretik yang dapat menyebabkan kita dehidrasi. Selain itu, minuman ini juga bisa merangsang detak jantung dan meningkatkan tekanan darah.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa, kopi mengandung diuretik sehingga kemungkinan besar anda akan sering buang air kecil apabila mengkonsumsinya. Jadi sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi kopi terutama pada malam hari sebelum anda tidur. Karena secara rutin buang air kecil pada malam hari akan membuat tidur anda tidak berkualitas atau terganggu. Tidur yang tidak berkualitas, terganggu atau tidak cukup jumlahnya dapat menyebabkan beberapa masalah serta dapat mengundang berbagai komplikasi selama kehamilan.

Anda harus tahu bahwa tubuh bayi tidak dapat memetabolisme kafein pada usianya yang masih muda dan itulah sebabnya mengapa ibu hamil serta ibu yang menyusui juga diharuskan menghindari berbagai jenis minuman atau makanan yang mengandung kafein. Beberapa makanan seperti teh, es teh, teh hitam, minuman ringan, coklat dan minuman bersoda serta berbagai jenis minuman berenergi sangat tidak dianjurkan.

Baca Juga:  Efek Diabetes Pada Ibu Hamil Terhadap Bayi di Dalam Kandungan

Jika anda ingin mengetahui dan mengenal beberapa efek kafein pada kehamilan, berikut adalah beberapa diantaranya.

Berat badan bayi terganggu

Efek pertama apabila ibu hamil secara rutin mengkonsumsi minuman berkafein dapat menyebabkan bayi di dalam kandungannya lahir dengan berat badan rendah.

Masa kehamilan

Rutin mengkonsumsi makanan maupun minuman berkafein juga dapat menyebabkan masa kehamilan meningkat. Minuman seperti kopi apabila dikonsumsi setiap hari dapat menyebabkan kehamilan lebih panjang dibandingkan dengan waktu normalnya.

Menyebabkan beberapa masalah

Ada banyak studi yang melibatkan kafein dan kehamilan. Studi tersebut menjelaskan bahwa ibu hamil yang mengkonsumsi kopi atau minuman berkafein memiliki resiko jangka panjang terhadap berbagai penyakit baik untuk dirinya maupun bayi di dalam kandungan bahkan hingga bayi lahir nanti.

Kesulitan untuk tidur

Efek ini tentu sudah tidak asing di telinga anda. Kopi dapat menyebabkan pola tidur terganggu. Tidak hanya itu, kopi juga dapat menyebabkan gelisah dan orang yang mengkonsumsinya kesulitan untuk tidur.

Mengganggu penyerapan zat besi

Asupan kafein dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh sehingga, ibu hamil sangat tidak dianjurkan mengkonsumsinya. Yang kita tahu, zat besi sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Dan jika tidak tercukupi dapat menyebabkan anemia dan berbagai masalah.

Tekanan darah tinggi

Kopi juga dapat mempercepat denyut jantung serta meningkatkan tekanan darah. Mereka yang sedang hamil dianjurkan untuk menghindari kopi karena berbagai alasan yang telah disebutkan sebelumnya termasuk juga karena dapat menaikkan tekanan darah.

Menyebabkan dehidrasi

Berbagai minuman berkafein yang kita kenal seperti kopi, teh dan minuman bersoda biasanya dapat menyebabkan dehidrasi dan dapat menyebabkan ibu hamil sering buang air kecil.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.