Masalah pada Kandung Kemih Selama Kehamilan dan Cara Mengatasinya

Masalah pada Kandung Kemih Selama Kehamilan dan Cara Mengatasinya

 

big-pregnantDengan perut anda yang semakin besar, terlihat lucu dan terkadang sangat menarik, anda juga memiliki beberapa resiko atau inkonsistensi. Selama fase yang mengagumkan ini, wanita sering menghadapi masalah atau kesulitan terutama pada kandung kemih mereka. Ketidakmampuan wanita untuk mengontrol atau memodulasi pola urine juga harus diberikan perhatian khusus.

Dalam beberapa kasus, buang air kecil menjadi salah satu gejala kehamilan yang terkadang memalukan di mana kita kesulitan menahannya pada saat tertawa, pada saat bersin, pada saat batuk dan lain-lain.

Jenis inkonsistensi selama kehamilan yang sering dialami oleh wanita sebagian besar merupakan inkonsistensi stres yang merugikan atau menyebabkan kebocoran urine karena meningkatnya tekanan pada kandung kemih.

Selain karena tekanan darah, longgarnya otot-otot di panggul juga berpengaruh terhadap hal tersebut. Selain itu, ibu hamil yang secara rutin mengkonsumsi air putih akan lebih cepat mengalami kandung kemih yang kepenuhan sehingga akan lebih sering buang air kecil.

Masalah ini normal terjadi pada setiap ibu hamil. Akan tetapi, apabila masalah kandung kemih sudah mengarah pada kejang dan tidak terkendali serta menyakitkan, anda harus melalui proses pengobatan karena ini dapat menyebabkan beberapa masalah jangka pendek atau jangka panjang terutama pada panggul dan anda juga bisa kehilangan kekuatan otot.

Sering buang air kecil rata-rata disebabkan karena hormon di dalam tubuh yang membuat berbagai racun secara konsisten dikeluarkan melalui urine. Selain itu, karena adanya aliran darah yang meningkat sekitar 50% dan mengarah ke bagian genital menyebabkan kandung kemih bermasalah selama kehamilan.

Untuk bisa mengatasi masalah kandung kemih selama kehamilan, beberapa tips berikut ini bisa anda ikuti.

Baca Juga:  Informasi dan Tips Masa Kehamilan

 

Tips pertama

Secara rutin anda bisa buang air kecil untuk memecahkan masalah. Anda tidak perlu malu untuk sering buang air kecil atau bolak-balik ke WC karena ini merupakan salah satu cara terbaik mengatasinya.

 

Berikan jarak waktu buang air kecil

Jika anda bisa, anda harus memberikan jarak yang lebih panjang antara waktu buang air kecil. Anda bisa mengatasinya dengan menahannya misalnya sekitar 10 menit setiap anda akan buang air kecil.

 

Mengosongkan kandung kemih

Saat anda buang air kecil, jangan lupa untuk berjongkok atau memiringkan tubuh ke arah depan karena ini akan membantu mengosongkan kandung kemih. Dan, dorongan yang anda berikan akan membuat anda bisa kencing lebih banyak.

 

Kurangi air minum

Minum yang dimaksud bukan minuman air putih yang anda konsumsi 2 liter perhari melainkan asupan cairan lainnya yang berasal dari kopi, minuman ringan, teh atau buah jeruk dan jus jeruk. Semua minuman yang telah disebutkan sebelumnya dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

 

Latihan panggul

Cobalah melatih panggul dengan memperkuat otot-otot daerah panggul. Salah satu caranya adalah dengan melakukan senam kegel dan ini akan membantu anda menahan pipis lebih baik.

 

Berat badan sehat

Menjaga berat badan dalam kondisi ideal juga merupakan salah satu cara mengatasi masalah kandung kemih selama kehamilan.

 

Hindari sembelit

Cara menghindari sembelit selama kehamilan adalah dengan secara rutin mengkonsumsi makanan berserat. Tidak sembelit akan membuat anda terhindar dari masalah kandung kemih pada saat hamil.

 

Gunakan pembalut

Jika anda benar-benar tidak bisa menahan pipis pada saat-saat tertentu terutama pada saat kerja, pastikan anda membekali diri dengan pembalut karena hal tersebut dapat membantu menjaga rasa percaya diri dan membuat anda bebas dari rasa malu.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.