Infeksi Pada Ibu yang Berbahaya Bagi Janin Selama Kehamilan

Infeksi Pada Ibu yang Berbahaya Bagi Janin Selama Kehamilan

150109067Hamil-digitaljournal.comKehamilan memberikan dampak yang bermacam-macam terhadap setiap wanita. Dan pada saat hamil, berbagi pikiran aneh yang biasanya tidak pernah muncul akan anda rasakan.Ini merupakan fase kehidupan anda yang paling berat, paling sibuk dan paling menuntut perhatian.

Seringkali anda akan merasa ragu dengan berbagai jenis makanan yang anda konsumsi karena anda berpikir bahwa hal tersebut mungkin saja dapat menyebabkan resiko kesehatan bagi janin didalam kandungan. Akan tetapi, setiap ibu patut bersyukur dengan banyaknya makanan sehat yang lebih mudah ditemukan pada saat ini serta adanya berbagai jenis suplemen vitamin maupun berbagai program vaksinasi yang akan membantu anda menghindari komplikasi selama kehamilan.

Saat kita berbicara mengenai kehamilan, kita juga harus berbicara mengenai infeksi berbahaya seperti rubella dan campak. Kedua infeksi tersebut dikatakan berbahaya karena dalam beberapa kasus apabila seorang ibu tidak divaksin, berbagai jenis penyakit seperti rubella dan campak dapat mempengaruhi janin.Sebab penyakit tersebut terbawa oleh darah melalui plasenta menuju janin tanpa mendapatkan pemurnian terlebih dahulu.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai infeksi yang berbahaya selama kehamilan untuk janin, berikut adalah beberapa diantaranya.

  1. Bacterial vaginosis

Ini adalah infeksi yang sangat umum pada perempuan selama mereka berada pada usia subur. Infeksi ini disebabkan karena ketidakseimbangan bakteri yang hidup di dalam vagina wanita. Ini merupakan jenis infeksi yang dapat membahayakan janin karena dapat meningkatkan resiko persalinan prematur dan dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa infeksi karena bacterial vaginosis dapat menyebabkan keguguran.

  1. Cacar air

Sebelum anda hamil, jangan lupa untuk melakukan vaksin terhadap diri anda dengan pergi ke pusat pelayanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit agar terhindar dari cacar air. Apabila anda selama kehamilan terutama di trisemester pertama dan trisemester kedua mengalami cacar air, tersebut dapat menyebabkan bayi memiliki sindrom varicella kongenital. Hal tersebut menyebabkan bayi cacat lahir, cacat tungkai dan dapat mengganggu penglihatan mereka.

Baca Juga:  Efek Diabetes Pada Ibu Hamil Terhadap Bayi di Dalam Kandungan

  1. Parvovirus B19

Ini juga merupakan salah satu infeksi berbahaya yang sebaiknya diantisipasi. Penyebab infeksi ini adalah virus yang menghambat produksi sel-sel darah merah. Jika anda mengalami infeksi ini selama kehamilan, salah satu kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi adalah, dapat menyebabkan bayi mati.Akan tetapi dengan penanganan yang tepat, bayi bisa tetap hidup.

  1. Flu

Banyak orang menganggap remeh flu dan penyakit pilek, padahal salah satu penyakit ini paling diantisipasi oleh ahli kesehatan yang ada saat ini. Flu merupakan penyakit umum yang biasanya menyerang pada musim dingin atau musim hujan dimana kondisi tubuh biasanya menurun. Imun tubuh kita akan menurun karena disamping menjaga bayi di dalam kandungan, imun tubuh juga menjaga tubuh kita dari dingin sehingga kemampuannya melawan berbagai virus dan penyakit akan berkurang.

Anda dianjurkan untuk mengambil vaksin flu sebelum hamil atau pada trisemester kedua untuk menghindari komplikasi serta masalah serius yang disebabkan oleh virus dapat menyebabkan persalinan prematur dan berbagai komplikasi lainnya.

  1. Herpes

Genital herpes adalah salah satu infeksi yang dapat membahayakan janin. Ada kemungkinan anda bisa menularkan penyakit tersebut kepada bayi di dalam kandungan. Meskipun kasus ini masih sangat jarang, namun resiko penularan tetap tinggi sehingga anda dianjurkan untuk tetap berhati-hati terutama apabila menemukan masalah seperti gatal-gatal yang terasa panas di bagian genital atau kemaluan.

Cuci kemaluan anda secara teratur dan hingga bersih, pastikan anda mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan, sesudah makan, setelah membuang sampah, setelah menyentuh tanah, setelah membuang kotoran binatang, setelah menyentuh smartphone atau yang lainnya.

Menjaga kebersihan diri wajib dilakukan oleh ibu hamil dan juga perlu, anda bisa menyediakan Hand Sanitizer ke manapun anda pergi.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.