Efek Samping pada Kehamilan yang Kedua

Efek Samping pada Kehamilan yang Kedua

hamil-kedua-2Segala sesuatu yang berhubungan dengan kehamilan, terutama yang pertama pasti menarik. Setelah itu, kehamilan kedua dan ketiga tidak banyak yang membahasnya. Akan tetapi, tidak berbeda dengan kehamilan pertama, kehamilan kedua, kehamilan ketiga atau yang ke sekian kalinya akan selalu berbeda dan memiliki gejala berbeda serta berbagai masalah yang terkadang juga berbeda. Jadi, anda tetap harus mengantisipasi segala sesuatunya dengan menjalani gaya hidup sehat, mengkonsumsi makanan-makanan sehat, menjauhi segala makanan yang dapat menyebabkan komplikasi serta rutinlah berolahraga.

Anda harus ingat bahwa setiap kehamilan adalah unik. Jika anda hamil untuk yang kedua kalinya, mungkin perasaan anda sudah sedikit lebih santai karena anda pernah mengalaminya sebelumnya. Namun, ada beberapa perubahan sebenarnya yang terjadi pada kehamilan kedua, satu contoh, pada kehamilan pertama terkadang kita memiliki kesempatan yang lebih panjang merasakan kontraksi hingga proses persalinan. Namun pada kehamilan kedua biasanya kontraksi biasanya memiliki waktu yang lebih cepat menuju ke persalinan. Ada banyak hal berbeda yang terjadi antara kehamilan pertama dengan kehamilan kedua dan ketiga sehingga anda harus mengetahuinya. Ada banyak hal berbeda yang terjadi antara kehamilan pertama dengan kehamilan kedua dan ketiga sehingga anda harus mengetahuinya.

Beberapa hal yang anda lakukan pada kehamilan pertama tetap bisa anda lakukan pada saat hamil yang kedua kalinya. Menjaga keseimbangan nutrisi dan menjalani gaya hidup sehat tetap harus dijalankan.

Semua tindakan pencegahan dan perawatan untuk kehamilan kedua yang sehat tetap harus dijalani terlebih jika anda memiliki berbagai komplikasi saat kehamilan pertama dulu. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa efek samping yang biasanya dirasakan pada kehamilan kedua.

Baca Juga:  Tanda Tanda Wanita Hamil di Minggu Pertama

Kelelahan

Ini adalah salah satu efek samping kehamilan pada kesempatan kedua. Anda memiliki anak yang harus dirawat dan dididik serta anda juga memiliki anak di dalam kandungan yang harus dijaga. Berbagai kegiatan di rumah mulai dari mengurus rumah, menjaga anak, menjaga kandungan dan lain-lain akan menguras tenaga anda sehingga lelah sudah pasti akan anda rasakan.

Nyeri dan sakit

Seperti kehamilan pertama, terasa sakit dan nyeri pada otot perut akan anda rasakan di kehamilan kedua. Untuk merawat kehamilan agar tetap sehat, anda harus latihan dengan cukup. Lakukanlah peregangan, jalan kaki, atau olahraga yang lain untuk memperkuat otot-otot dan mengurangi rasa nyeri terutama di bagian punggung. Pada saat anda membungkuk, pastikan anda menekuk lutut. Hindari mengangkat beban terlalu berat dan serahkan berbagai kegiatan yang beresiko kepada suami anda.

Varises

Setiap anda hamil, resiko mengalami varises akan meningkat. Kondisi ini akan terus memburuk seiring dengan bertambahnya jumlah kehamilan. Jika anda mengalami varises pada kehamilan pertama, pastikan anda mengantisipasinya di kehamilan kedua atau kehamilan yang ketiga. Melakukan beberapa latihan seperti jalan kaki akan membantu mengurangi efek varises.

Diabetes

Efek samping pada kehamilan yang kedua juga bisa mencakup diabetes. Terutama apabila anda sudah mengalaminya di kehamilan yang pertama. Untuk merawat kehamilan yang kedua agar tidak banyak komplikasi, anda harus mengurangi asupan gula dan menghindari diabetes gestasional. Perawatan ekstra perlu dilakukan dengan menjaga secara ketat makanan yang anda konsumsi.

Mual dan muntah

Efek samping lainnya pada kehamilan yang kedua biasanya adalah mual dan muntah. Namun, setiap kehamilan tetap memiliki gejala yang berbeda-beda. Apabila anda mengalami morning sickness yang parah di kehamilan pertama, mungkin saja di kehamilan kedua anda juga akan merasakan hal yang sama. Oleh sebab itu, pada kehamilan kedua anda mungkin sudah bisa mengantisipasinya sama seperti anda mengatasi rasa mual dan muntah di kehamilan pertama.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.