Cara Mengetahui Apabila Ada yang Salah dengan Janin

bayi-prematurSetiap ibu pasti menginginkan kehamilan yang sehat dan bebas dari komplikasi. Akan tetapi, terkadang beberapa ibu mengalami masalah dengan bayi yang ada di dalam kandungannya. Hal tersebut terkadang tidak bisa dihindari. Namun dengan berbagai tindakan pencegahan, anda bisa meminimalisirnya.

Gejala-gejala kecil seperti ketidaknyamanan tidak boleh diabaikan. Ini merupakan tugas dari setiap ibu untuk menjaga agar bayinya tetap sehat hingga proses persalinan selesai.

Pada artikel ini, kita akan membahas bagaimana caranya mengetahui apa bila ada sesuatu yang salah dengan janin didalam kandungan. Selama kehamilan, ada banyak screening dan pemindaian yang dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan bayi serta kemajuannya di dalam rahim. Terlepas dari semua tes tersebut, adakalanya kita yang sudah menjaga diri agar tetap sehat dan bayi agar tetap baik mengalami sesuatu dan merasakan sesuatu yang salah.

Sebelum situasi memburuk, anda harus segera memberitahukan dokter atau bidan yang mengasuh anda mengenai masalah tersebut. Sehingga berbagai masalah seperti cacat lahir, kematian bayi dan lain-lain bisa dihindari.
Berikut adalah beberapa hal yang harus diwaspadai.

Pendarahan selama kehamilan

Setiap pendarahan selama kehamilan harus ditanggapi dengan serius dan diberikan perhatian lebih dibandingkan dengan yang lainnya. Pendarahan selama trimester pertama kehamilan normal apabila tidak terlalu banyak dan hanya berupa bercak-bercak saja. Namun apabila terus berlanjut pada trisemester kedua dan ketiga, itu merupakan tanda bahaya. Pendarahan yang terjadi pada vagina diikuti dengan rasa nyeri dan kram parah bisa menandakan keguguran.

Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik bisa terjadi apabila janin tumbuh diluar rahim sakit parah berupa kram pada perut bagian bawah serta nyeri yang tajam diikuti dengan pendarahan pada vagina merupakan gejala dari kehamilan ektopik. Kehamilan ini sangat berbahaya karena dapat mengancam jiwa ibu.

Baca Juga:  Mengenal Kondisi Kehamilan Turun Temurun

Bayi tidak aktif

Pada trisemester kedua, gerakan bayi akan mulai aktif dan kemudian meningkat pada trisemester ketiga. Apabila anda merasakan gerakan janin berkurang dan tidak seperti biasanya, anda harus segera memeriksakan hal tersebut.
Terutama pada trimester ketiga dimana anda harus berhati-hati dan selalu memonitor gerakan bayi. Beberapa dokter mungkin saja akan meminta anda menghitung jumlah gerakan bayi setiap hari atau setiap jam. Apabila berkurang, anda harus segera mengkonfirmasinya dengan dokter dan lakukanlah scan USG.
Apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka hal tersebut bisa segera ditangani misalnya dengan melakukan operasi caesar untuk menyelamatkan bayi jika ia dalam masalah.

Brady cardia

Ini merupakan komplikasi kehamilan yang juga harus diwaspadai. Apabila detak jantung kurang dari 100 per menit maka hal tersebut dianggap sebagai brady cardiac. Anda harus segera mendapatkan penanganan dokter untuk mengatasi masalah ini.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.