Cara Mengatasi Diare pada Anak Balita


Cara Mengatasi diare pada Anak Balita –
bisa bermacam-macam, tergantung sumber mana yang Bunda pakai. Namun yang jelas, cara mengobati diare pada anak balita tak bisa dilepaskan dari persoalan tentang dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh.

Kondisi dehidrasi ini adalah kondisi utama yang harus diperhatikan, sehingga yang terpenting adalah memberi asupan cairan yang terus-menerus pada balita agar kondisi tidak menurun.

Cara Mengatasi Diare pada Anak Balita yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Yang jelas, cara mengatasi diare pada bayi tidak serta merta melupakan asupan utama bagi si kecil, yaitu makanan padat. Kombinasikan makanan si kecil dengan sejumlah snack atau makanan kecil yang mengandung serat dan lemak. Penelitian para ahli penelitian sudah membuktikan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat dan lemak secara bersamaan akan membuat pup menjadi padat.

Selain itu juga bisa mengurangi resiko kekurangan cairan tubuh/dehidrasi, serta mengurangi frekuensi buang air besar. Yogurt atau havermut dengan ditambah sedikit ASI atau susu formula adalah resep yang manjur sebagai cara mengatasi diare pada anak balita. Yogurt mengandung manfaat plus karena memiliki bakteri baik bernama acidophilus yang membantu melancarkan pencernaan.

Cara mengatasi diare pada anak balita menurut dr.Ayu Pratiwi, Sp.A, MARS dari RS.Bunda, Jakarta tetap harus memperhatikan asupan utama si kecil. Jika belum bisa mengonsumsi makanan padat, maka harus tetap diberi ASI atau susu formula. Yogurt termasuk makanan yang sensitif bagi perut. Penggunaannya harus lebih berhati-hati pada bayi. Bila si kecil muntah-muntah, cukup berikan air mineral/air putih yang dicampur dengan garam dan/atau gula. Jus encer atau oralit juga bisa jadi alternatif.

Cara Mengatasi Diare pada Anak Balita Jika Sudah Parah

Cara mengatasi diare pada anak balita jika sudah parah, tentu harus segera dirujuk ke dokter. Tanda-tanda diare sudah parah adalah apabila sudah berlangsung lebih dari 24 jam. Apalagi jika disertai dengan muntah-muntah yang berwara kekuningan, ini adalah tanda-tandan bahwa si kecil sudah benar-benar mengalami dehidrasi, atau bahkan masalah lain yang serius.

Baca Juga:  Mengapa Tangan Balita Tiba-Tiba Lemah? Kenali Penyebabnya

Ciri-ciri dari bayi yang mengalami dehidrasi adalah ubun-ubun cekung, kondisi tubuh sangat lesu, tidak mengeluarkan air mata ketika menangis, mulut kering, dan urin berwarna gelap. Itulah beberapa penjelasan dari cara mengatasi diare pada anak balita.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.