Cara Menangani Masalah Jantung Selama Kehamilan

Cara Menangani Masalah Jantung Selama Kehamilan

hamilBerdasarkan statistik yang ada, 4% dari kehamilan di seluruh dunia ini mengalami masalah dengan jantung atau penyakit kardiovaskular. Diperkirakan bahwa hampir 10% dari kematian ibu disebabkan karena masalah jantung dan komplikasi. Dan, yang lebih mengkhawatirkan adalah penyakit kardiovaskular pada saat hamil sangat berbahaya sehingga mewajibkan ibu tersebut untuk selalu berada dibawah pengawasan dokter. Namun sayangnya, ibu hamil sudah pasti akan kesulitan dan tidak dianjurkan mengkonsumsi berbagai jenis obat-obatan untuk menyembuhkan penyakit saat hamil. Hal inilah yang kemudian membuat segala sesuatunya menjadi lebih sulit.

Namun di sisi lain, ada kesalahpahaman yang harus diperbaiki dan harus diluruskan. Setiap ibu hamil yang memiliki masalah dengan jantung bukan berarti mereka tidak bisa hamil atau harus menghindari kehamilan. Karena, sudah banyak wanita yang berhasil hamil dan terhindar dari berbagai komplikasi atau masalah jantung selama kehamilan. Dan, tentu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Anda bisa sukses hamil dengan kondisi penyakit jantung hanya dengan mendengarkan apa yang dianjurkan oleh dokter dan secara ketat anda harus menjalaninya.

Seperti yang kita tahu bahwa jantung akan memompa darah 40 kali bahkan 50 kali lebih banyak dibandingkan dengan pada kondisi sebelum hamil. Hal tersebut dibutuhkan karena ibu hamil harus memberikan sirkulasi darah yang sehat untuk anak di dalam kandungan. Beberapa perubahan yang terjadi diantaranya adalah pembuluh darah akan melebar karena bebannya lebih besar dan lebih berat.

Cara menangani masalah jantung selama kehamilan berikut ini mungkin saja bisa membantu anda.

Berkonsultasilah dengan dokter

Dalam kondisi normal, tes berikut ini akan dilakukan oleh dokter untuk memantau kondisi jantung dan biasanya diikuti dengan pemberian beberapa obat ringan yang tidak akan membahayakan pertumbuhan bayi.

Baca Juga:  6 Aktivitas Fisik yang Dapat Menyebabkan Keguguran

Echo kardiogram. Digunakan untuk menghasilkan gambar jantung.

Elektrokardiogram. Tes ini dimanfaatkan untuk memonitor aktivitas listrik pada jantung

Pemberian obat biasanya secara teratur untuk mengontrol kondisi jantung dan untuk menangani masalah jantung selama kehamilan.

Langkah kedua yang harus anda lakukan setelah melakukan pemeriksaan adalah mengkonsumsi obat-obatan secara teratur dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Dan, sisanya akan anda gunakan untuk beristirahat serta hindarilah bekerja terlalu berat atau yang membuat jantung memiliki beban lebih besar.

Langkah ketiga untuk menjaga agar jantung tetap sehat selama kehamilan adalah dengan menghindari kecemasan dan stres. Apabila rasa cemas dan stres meningkat, hal tersebut dapat memperburuk kondisi jantung sehingga sangat berbahaya.

Hindari juga kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok atau menghirup asap rokok dari suami karena hal tersebut dapat menyebabkan iritasi dan masalah jantung.

Jangan lupa untuk mengkonsultasikan mengenai metode persalinan yang akan anda pilih dengan dokter jantung. Memilih metode melahirkan dengan cara normal atau dengan cara pembedahan yaitu operasi caesar semuanya tergantung dari keputusan dokter dan bukan keputusan anda. Selain itu, kemungkinan besar apabila anda memilih melahirkan secara normal beberapa obat-obatan pereda rasa sakit seperti epidural dan anestesi akan dibutuhkan. Dan, langkah terakhir adalah dengan melakukan perawatan pasca melahirkan. Ini adalah cara terbaik menangani masalah jantung selama kehamilan yang tidak boleh anda lupakan.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.