Bahaya Bayi Kegemukan Selama Kehamilan

Bahaya Bayi Kegemukan Selama Kehamilan

janin-gemukKita sering mengetahui bahwa bayi mengalami kelebihan berat badan pada saat mereka sudah lahir. Akan tetapi, bayi juga bisa mengalami kelebihan berat badan saat berada di dalam kandungan. Jika bayi anda sangat besar, terutama selama kehamilan, maka hal tersebut bisa dikatakan bahwa mereka memiliki kelebihan berat badan. Ada beberapa resiko yang bisa ditimbulkan apabila bayi terlalu besar saat masih berada di dalam kandungan terutama resiko untuk kesehatan ibu pada saat persalinan.

Tentu saja bukan hal yang biasa apabila bayi mengalami kelebihan berat badan terutama pada trisemester terakhir kehamilan. Trisemester terakhir kehamilan memang adalah waktu dimana bayi mengembangkan berat badan dan menumpuk lemak di bali kulitnya. Apabila ibu mengkonsumsi makanan terlalu banyak, mungkin akibatnya adalah bayi yang kelebihan berat badan pada saat masih berada di kandungan.

Kita semua pasti menyukai bayi yang tampak besar dan memiliki rambut tebal. Akan tetapi, resiko yang dihadirkan oleh bayi yang terlalu gemuk sangat berbahaya dan berikut adalah beberapa diantaranya.

Proses persalinan sulit

Jika bayi memiliki bobot sekitar 4 kg pada minggu ke-36, kemungkinan dokter akan mempertimbangkan operasi caesar sebagai jalan keluar untuk mengatasi masalah ini. Karena apabila dipaksakan untuk dilahirkan secara normal, ukuran bayi akan terlalu besar untuk vagina.

Gerakan bayi terganggu

Pada saat bayi tumbuh besar dan memiliki terlalu banyak lemak di dalam kandungan, gerakan mereka biasanya akan berkurang. Hal tersebut dikarenakan ruang gerak akan semakin menyempit karena dirinya semakin besar. Kurangnya ruang untuk bergerak menyebabkan bayi dalam masalah.

Membuat ibu kesulitan bergerak

Membawa bayi yang memiliki kelebihan berat badan akan membuat gerakan ibu menjadi sangat terbatas bahkan sebagian ibu mungkin akan kesulitan karena benjolan di perut yang sangat besar.

Baca Juga:  Pentingnya Trisemester Pertama Kehamilan

Sering buang air kecil

Semua wanita hamil memiliki masalah dengan buang air kecil. Akan tetapi, bagi mereka yang memiliki bayi ekstra besar biasanya akan mengalami masalah buang air kecil dua kali lipat.

Membahayakan air ketuban

Pada saat bayi tumbuh dengan sangat besar, kemungkinan rahim tidak akan mampu mendukung berat badan bayi tersebut dalam jangka panjang terutama hingga 9 bulan. Ada kemungkinan air ketuban akan pecah bahkan sebelum waktunya melahirkan.

Tersedak

Bayi bisa bernafas sebelum ia lahir. Bayi yang terlalu gemuk bisa terlihat kesulitan bernafas atau seperti tercekik karena kurangnya ruang pada saat dilakukan scan USG. Apabila sangat gawat dan dalam kondisi darurat, kemungkinan besar dokter akan menganjurkan operasi sesar segera mungkin.

Cacat lahir

Bahaya lain yang ditimbulkan apabila bayi kegemukan selama kehamilan adalah cacat lahir seperti, kaki berselaput atau kaki cacat karena kelebihan berat badan. Hal tersebut disebabkan karena bayi tidak memiliki cukup ruang untuk bergerak dan membebaskan dirinya.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.