Apakah Ikan Tuna Baik untuk Ibu Hamil

Apakah Ikan Tuna Baik untuk Ibu Hamil

ikanSelama kehamilan, merawat tubuh, menjaga kebugaran, memilih makanan-makanan terbaik, serta menjalani gaya hidup sehat adalah keharusan. Seorang wanita juga harus holistik selama waktu tersebut. Anda harus memastikan bahwa makanan yang anda konsumsi adalah makanan yang terbaik dan dibutuhkan oleh diri anda maupun janin didalam kandungan. Anda harus ekstra hati-hati dan hindarilah berbagai makanan yang tidak bermanfaat seperti makanan-makanan yang banyak mengandung kalori namun tidak memiliki banyak gizi. Makanan-makanan yang membuat anda kenyang lebih cepat namun tidak memiliki gizi serta mineral apapun sebaiknya ditinggalkan.

Selain memperhatikan apa yang anda konsumsi, selama kehamilan anda juga perlu untuk berolahraga secara teratur minimal 30 menit setiap hari. Olahraga ringan seperti jalan kaki, naik turun tangga, atau berenang sangat dianjurkan.

Kemudian beristirahatlah dengan cukup, konsumsilah air putih setidaknya 2 liter setiap hari. Hindari begadang atau hindarilah beberapa masalah yang sering mengganggu tidur seperti gadget dan lain-lain. Walaupun ibu hamil dianjurkan untuk banyak beristirahat, akan tetapi mereka tetap tidak dianjurkan untuk tidur berlebihan.

Jadi, untuk memastikan agar kehamilan mereka tetap sehat begitu juga dengan bayi yang ada di dalam kandungannya bisa tumbuh dengan baik, wanita hamil harus mencukupi jumlah nutrisi yang dibutuhkan. Berbicara mengenai nutrisi, ada beberapa makanan yang tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan alergi sehingga harus dihindari. Mereka yang menyukai makanan laut harus sedikit berhati-hati karena beberapa diantaranya tidak dianjurkan. Ikan laut atau seafood seperti udang, kerang dan lain-lain merupakan sumber protein yang sangat baik untuk ibu hamil namun berbagai jenis ikan tersebut harus dimasak hingga benar-benar matang.

Baca Juga:  6 Fakta Mengenai Keputihan Selama Kehamilan

Sebaliknya, ada beberapa ikan laut yang harus dihindari seperti ikan-ikan yang berada pada rantai makanan paling tinggi. Sebut saja ikan hiu, king mackerel, tilefish, dan ikan todak.

Namun ikan-ikan tersebut tentu saja tidak mudah didapatkan. Berbeda halnya dengan ikan tuna yang cukup mudah kita dapatkan. Lalu, amankah ikan tuna apabila dikonsumsi selama kehamilan?

Ikan tuna hingga saat ini dianggap sebagai salah satu ikan yang berkontribusi cukup besar dalam menjaga agar kehamilan tetap sehat. Akan tetapi konsumsi ikan harus tetap dibatasi dan tidak terlalu banyak. Konsumsi dalam jumlah berlebihan, justru dapat mengganggu dan membahayakan sistem didalam tubuh. Anda juga harus mengetahui bahwa berbagai jenis ikan laut adalah sumber utama fungsi metil mercuri yang berbahaya bagi wanita hamil dan dapat mempengaruhi janin didalam kandungan.

Alasan mengapa ikan hiu, ikan todak dan beberapa ikan pada tingkat rantai makanan paling tinggi tidak dianjurkan adalah karena mereka rata-rata mengandung mercuri yang sangat tinggi.

Kebanyakan para ahli atau dokter menganjurkan kepada setiap ibu hamil mengkonsumsi 6 ons ikan tuna setiap minggunya. Ikan tuna putih biasanya rendah mercuri. Selain itu, albacore tuna atau tuna stick lebih aman dan tingkatmercurinya lebih rendah dibandingkan dengan tuna lain. Ibu hamil boleh mengkonsumsi 170 gram ikan tuna albacore setiap minggunya.

Ikan tuna yang dikemas dengan kaleng juga biasanya mengandungmercuri lebih tinggi daripada ikan tuna yang dijual di pasar sehingga anda dianjurkan memilih ikan tuna segar yang ada di pasaran.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.