Apakah Aman Mengkonsumsi Telur Selama Kehamilan?

Apakah Aman Mengkonsumsi Telur Selama Kehamilan?

telurPada saat kita hamil, makanan yang umum kita konsumsi sehari-hari bahkan dapat dicurigai. Terkadang, kehamilan menyebabkan anda sedikit paranoid dan takut terhadap berbagai jenis makanan yang bisa saja mengganggu kehamilan, menyebabkan komplikasi atau menyebabkan masalah pada bayi. Walaupun sebagian makanan memang ada yang memiliki pengaruh tidak baik terhadap kehamilan, namun kebanyakan makanan-makanan sehat yang dimasak dengan benar dan dicuci dengan baik sebelum dikonsumsi aman untuk ibu hamil. Khusus untuk pepaya, nanas, rumput china dan jambu biji apabila dikonsumsi terlalu banyak pada trisemester pertama dapat menyebabkan rahim menjadi lemah sehingga dikhawatirkan terjadi keguguran.

Namun dibeberapa negara, tidak hanya makanan-makanan seperti pepaya dan nanas yang membuat orang khawatir. Makanan lain seperti telur bahkan dapat menyebabkan banyak kontroversi. Ada ada saja kepercayaan tradisional yang mengatakan bahwa telur tidak aman dikonsumsi selama kehamilan.

Untuk mengetahui fakta dan apakah mengkonsumsi telur aman selama kehamilan, kita harus merujuk pada data-data medis serta apa yang dikatakan oleh para ahli kesehatan maupun ahli kandungan.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa mengkonsumsi telur selama kehamilan dianggap tidak aman.

Telur merupakan salah satu makanan yang dapat meningkatkan suhu tubuh atau dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih panas. Dan, apa pun yang dapat menimbulkan panas tubuh meningkat dianggap sebagai makanan yang buruk bagi bayi di dalam kandungan. Kenaikan suhu tubuh akan membuat kita wanita hamil rentan terhadap keguguran atau itulah yang dipercaya oleh orang-orang yang selama ini sebelum munculnya ilmu pengetahuan yang merinci mengenai hal tersebut.

Beberapa orang percaya bahwa telur sulit untuk dicerna terutama oleh wanita hamil yang memiliki hormon tidak biasa.

Baca Juga:  Ngidam Apa saat Hamil Anak Laki-Laki?

Telur memiliki bau yang sangat tajam atau bau amis tersebut terkadang membuat orang merasa mual. Banyak wanita hamil yang tidak tahan bau telur dan membuat mereka muntah-muntah. Ini merupakan salah satu alasan mengapa telur dihindari oleh banyak orang terutama pada trisemester pertama kehamilan mereka.

Jika demikian, apakah telur aman dikonsumsi oleh wanita hamil?

Jika kita berpegang pada pendapat medis, telur sebenarnya sangat aman dikonsumsi selama kehamilan. Bahkan telur justru dianjurkan karena banyak mengandung protein serta mengandung kolin yang dapat mencerdaskan otak anak.

Ibu hamil setidaknya harus mengkonsumsi 2 butir telur sehari selama kehamilan untuk memastikan bahwa bayi yang dikandungnya mendapatkan protein, kalsium, vitamin D, zat besi, dan asam lemak omega-3 serta berbagai nutrisi lainnya dari telur.

Jika anda ingin tahu berapa banyak telur yang boleh dikonsumsi selama kehamilan, anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Beberapa wanita bahkan dianjurkan untuk mengkonsumsi lebih dari dua telur karena mereka kekurangan berat badan selama trimester terakhir kehamilan.

Apakah semua bentuk telur aman dikonsumsi selama kehamilan?

Tidak semua telur aman dikonsumsi selama kehamilan. Telur mentah atau telur setengah matang, atau telur yang tidak direbus dengan baik menggunakan suhu tinggi biasanya mengandung bakteri salmonella yang sangat berbahaya. Bakteri tersebut hanya bisa mati atau hancur apabila dimasak atau ditempatkan pada suhu tinggi.

Selain itu, anda juga jangan menyimpan telur yang sudah dimasak terlalu lama. Melainkan, cobalah memasak telur yang akan anda konsumsi pada saat itu saja.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.