7 Mitos dan Fakta Kehamilan Paling Sering Kita Dengar

7 Mitos dan Fakta Kehamilan Paling Sering Kita Dengar- Selama kehamilan, kita kadang mendengar beberapa mitos yang dipercaya sejak zaman dahulu oleh kakek nenek kita. Namun cerita-cerita tersebut terkadang tidak memiliki dasar ilmiah sehingga dapat menyebabkan seseorang merasa tertekan, atau mereka yang hidup dengan mitos seringkali kesulitan untuk mengikuti anjuran yang sebenarnya untuk menjaga kesehatan mereka.

054939000_1446026082-o-EATING-CHOCOLATE-facebook

Anda harus benar-benar bisa membedakan antara fakta dan mitos. Dengan begitu, kehamilan anda bisa dijaga dan berbagai komplikasi bisa dicegah. Berikut adalah beberapa mitos tentang kehamilan yang paling umum dan paling sering kita dengar.

A.      Anda harus makan untuk dua orang

Ini adalah mitos yang seringkali menyesatkan. Mengkonsumsi makanan untuk dua orang atau jumlahnya menjadi dua kali lipat benar-benar ide yang buruk dan salah. Pada saat anda memasuki trimester pertama, anda hanya membutuhkan sekitar 300 hingga 400 kalori tambahan. Kemudian pada saat memasuki trisemester kedua dan ketiga anda bisa menambahnya antara 600 hingga 800 kalori.

Apabila seorang ibu hamil makan lebih dari itu, misalnya hingga 1000 kalori lebih banyak dibandingkan dengan apa yang dianjurkan, maka hal tersebut akan menyebabkan mereka menjadi kegemukan. Gemukan akan membuat ibu mengalami beberapa masalah seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung dan lain-lain.

B.       Anda tidak boleh olahraga saat hamil

Olahraga yang intens selama kehamilan memang tidak dianjurkan. Akan tetapi olahraga ringan selama kehamilan sangat penting. Olahraga seperti jalan kaki,jogging, serta beberapa jenis senam sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan, menjaga imun tubuh dan untuk memudahkan proses melahirkan.

C.      Berat badan akan turun saat melahirkan

Ini adalah mitos lain mengenai kehamilan. Sebenarnya perempuan tersebut hanya mengalami penurunan berat badan karena bayi yang dikandungnya lahir. Namun bobot yang tersisa seperti lemak yang ada di tubuhnya tidak berkurang sama sekali. Oleh sebab itu, dianjurkan kepada setiap wanita pasca melahirkan untuk melakukan olahraga dan mengkonsumsi makanan berserat tinggi.

Baca Juga:  Efek Samping pada Kehamilan yang Kedua

D.      Wanita hamil tidak boleh mengkonsumsi coklat

Mitos lain yang sering kita dengar adalah, wanita tidak boleh mengkonsumsi coklat. Padahal, dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa coklat sangat bermanfaat bagi bayi di dalam kandungan. Ibu hamil yang mengkonsumsi coklat memiliki kesempatan terhindar dari hipertensi atau tekanan darah tinggi.

E.       Ibu hamil tidak boleh makan pedas

Mitos selanjutnya yang sering kita dengar adalah, ibu hamil tidak boleh makan pedas karena dapat menyebabkan muka anaknya menjadi merah. Itu hanya mitos.

Sebenarnya ibu hamil tetap boleh mengkonsumsi makanan pedas walaupun memang memiliki beberapa pengaruh terhadap bayi. Untuk bisa mendinginkan tubuh setelah mengkonsumsi makanan pedas anda dianjurkan mengkonsumsi yoghurt.

Namun perlu anda tahu bahwa makanan pedas tidak pernah dilarang untuk dikonsumsi selama kehamilan.

F.       Wanita hamil harus menghindari kopi

Walaupun ada sedikit kebenaran pada mitos ini, namun kafein yang dikonsumsi pada siang hari tidak akan membahayakan bayi. Terlebih jika kafein tersebut tidak lebih dari 200 mg. 1 cangkir kecil kopi setiap hari masih diperbolehkan untuk ibu hamil.

G.      Wanita hamil jangan makan seafood

Beberapa orang percaya bahwa wanita hamil bisa mengalami berbagai masalah termasuk kelainan pada anak jika makan seafood. Padahal, dengan cara yang benar wanita hamil tetap bisa mengkonsumsi makanan seperti kepiting, udang, dan makanan-makanan lainnya. Makanan tersebut termasuk juga kerang harus dimasak hingga benar-benar matang. Jika tidak, makanan-makanan tersebut dikhawatirkan masih memiliki beberapa bakteri atau virus yang menyebabkan janin di dalam kandungan terancam.

H.      Semua wanita bisa menyusui

Faktanya, hanya 90 persen wanita yang baru melahirkan bisa menyusui. Beberapa wanita yang harus mengkonsumsi obat-obatan tertentu tidak dianjurkan untuk menyusui bayinya selama mereka masih meminum obat tersebut.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.