6 Waktu Dimana Anda Harus Menelpon Bidan atau Dokter

6 Waktu Dimana Anda Harus Menelpon Bidan atau Dokter- Pada saat hamil, anda mungkin takut setiap kali ada sesuatu yang terjadi pada diri anda. Terkadang, hal-hal kecil bisa menyebabkan kita merasa panik dan takut. Namun jika anda bertanya kepada teman atau ibu, mungkin mereka akan memberitahukan bahwa ada beberapa gejala kehamilan tersebut masih digolongkan ke dalam kondisi normal sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Akan tetapi, ada beberapa tanda-tanda dan gejala selama kehamilan yang tidak boleh diabaikan.

dokter-vs-bidan-mana-yang-anda-pilih

Beberapa gejala tersebut mungkin tampak normal, namun jika terjadi sangat sering, hal tersebut bisa menjadi tanda atau peringatan selama kehamilan dimana anda sebaiknya segera menghubungi dokter untuk meminta bantuan, atau untuk mendapatkan pemeriksaan demi keselamatan ibu dan bayi.

Beberapa diantara anda mungkin tidak tahu kapan harus menghubungi dokter dan mengapa? Seorang ibu yang sudah pernah mengalami keguguran biasanya lebih tanggap mengenai setiap masalah selama kehamilan. Namun kebanyakan wanita yang tidak pernah mengalami hal seperti itu sering ragu-ragu dan jarang menghubungi dokter. Banyak diantara mereka yang juga merasa malu untuk menelpon atau merasa tidak enak untuk mengganggu. Padahal, ini merupakan bagian dari tugas dokter untuk memastikan bahwa pasiennya dalam keadaan baik-baik saja.

Berikut adalah enam waktu di mana anda harus menghubungi bidan atau dokter.

A.      Jika bayi berhenti bergerak

Bila kehamilan anda kurang dari 28 minggu, gerakan bayi kemungkinan besar masih belum teratur dan intens. Akan tetapi, setelah 28 minggu kehamilan, bayi seharusnya aktif untuk bergerak dan lebih sering. Jika anda menyadari bahwa gerakan bayi berkurang sebaiknya anda segera menghubungi dokter.

B.       Kontraksi reguler

Selama kehamilan, kontraksi bisa saja terjadi beberapa kali, namun dalam rentang waktu yang sangat jauh. Kontraksi biasanya terjadi pada trimester ketiga kehamilan, namun apabila kontraksi menjadi sangat intens, misalnya terjadi 6 kali dalam 1 jam, maka itu merupakan peringatan persalinan prematur.

Baca Juga:  Informasi dan Tips Masa Kehamilan

Segera hubungi dokter untuk meminta bantuan atau untuk memberitahukannya sehingga mereka bisa memberikan anda saran yang terbaik.

C.      Apabila mengalami pendarahan

Tidak semua pendarahan pada ibu hamil berbahaya. Akan tetapi, setiap pendaraan harus diberikan perhatian serius. Pendarahan yang berat dan mirip dengan pendarahan menstruasi harus membuat anda khawatir dan segeralah menghubungi dokter. Terutama apabila terjadi pada awal kehamilan atau sebelum minggu ke-12.

D.      Tingkat gula darah

Jika anda memiliki diabetes pada saat hamil, maka anda harus secara rutin memeriksa kadar gula darah anda. Diabetes selama kehamilan bisa berakibat fatal bagi ibu dan bayi. Kedua kondisi, yaitu naiknya gula darah atau turunnya gula darah dapat menyebabkan kasus-kasus tertentu sehingga sebaiknya anda menelpon dokter.

E.       Sakit perut yang tajam

Sakit perut biasa selama kehamilan dianggap normal. Sakit perut seperti sembelit, nyeri pada ligamen dan kontraksi kecil tidak harus dikhawatirkan. Namun apabila rasa sakit sangat tajam dan intens hal tersebut tidak boleh diabaikan karena dikhawatirkan ini adalah ruptur uterus. Kondisi darurat ini menyebabkan ibu dan bayi memiliki resiko yang sangat besar sehingga anda harus segera menghubungi dokter.

F.       Ketuban pecah

Ibu hamil kesulitan untuk menahan kencing sehingga mereka bisa pipis di celana pada saat tertawa, bersin atau batuk. Dan kondisi tersebut normal. Akan tetapi, jika anda menemukan diri anda mengalami kebocoran air ketuban yang ditandai dengan mengalirnya cairan dalam jumlah yang banyak melalui Miss V maka hal tersebut harus segera ditangani.

Kebocoran ketuban bisa menyebabkan kelahiran prematur atau bahkan kematian bayi. Selain itu, hal tersebut juga bisa menyebabkan infeksi pada ibu.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.