6 Aktivitas Fisik yang Dapat Menyebabkan Keguguran

6 Aktivitas Fisik yang Dapat Menyebabkan Keguguran-Pengalaman hidup seorang wanita yang paling indah adalah kehamilan. Namun tentu saja kehamilan bisa jadi bencana apabila seorang ibu bertindak ceroboh. Ini merupakan mimpi buruk yang sebaiknya dihindari. Keguguran bisa menghantui setiap wanita sebelum mereka melewati trisemester pertama kehamilan. Karena selama trimester pertama merupakan puncak dari resiko keguguran paling besar.

penyebab-keguguran

Setelah minggu ke-12 kehamilan, biasanya resiko keguguran menurun drastis. Keguguran sebagian besar disebabkan karena kondisi medis tertentu atau penyakit yang ada pada ibu. Terlepas dari masalah kesehatan, beberapa gaya hidup dan aktivitas fisik juga bisa menyebabkan keguguran.

Latihan fisik yang tidak terlalu berat sangat baik untuk kehamilan dan untuk melancarkan proses persalinan. Dan jika anda sudah sering berolahraga sebelum hamil, setiap aktivitas fisik yang anda lakukan jangan pernah disamakan antara saat hamil dan sebelum hamil. Jadi, sangat penting untuk membatasi kegiatan fisik agar anda lebih aman. Khususnya pada trisemester pertama dimana janin kecil yang tumbuh di rahim anda masih rawan terhadap berbagai masalah. Berikut adalah beberapa aktivitas fisik yang dapat menyebabkan keguguran dan sebaiknya dihindari.

A.      Latihan berat

Tidak diragukan lagi, olahraga adalah cara sempurna menjaga diri agar tetap sehat selama kehamilan. Akan tetapi, anda juga harus ingat bahwa setiap olahraga yang akan anda jalani harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter karena beberapa ibu hamil terkadang memiliki resiko tinggi.

Setiap latihan berat yang menguras tenaga sebaiknya dihindari karena aktivitas fisik tersebut bisa menyebabkan keguguran.

B.       Angkat besi

Mungkin dokter dan bidan anda sudah menyarankan pada saat hamil untuk sebaiknya tidak melakukan angkat beban atau angkat besi yang terlalu berat. Wanita memiliki plasenta previa yang selalu berada di bawah resiko keguguran dengan intensitas yang sangat tinggi. Tidak hanya saat berolahraga, namun ibu juga dianjurkan untuk tidak mengangkat beban beban berat pada saat berada di rumah seperti, memindahkan perabot, mengangkat ember yang penuh air dan lain-lain.

Baca Juga:  Mengapa Ibu Hamil Wajib Menghindari Pertengkaran?

C.      Olahraga

Jika selama ini anda terlibat dengan beberapa kegiatan olahraga, saat hamil sudah waktunya untuk mempertimbangkan berbagai jenis olahraga yang biasanya berbahaya untuk kandungan, terutama yang melibatkan aktivitas meloncat, berlari atau aktifitas yang menguras fisik.Termasuk juga menari dapat membahayakan kehamilan.

D.      Melakukan perjalanan jauh

Melakukan perjalanan jauh tergantung pada kondisi anda serta kendaraan yang anda gunakan. Apabila perjalanannya sangat melelahkan dan medan yang akan anda tempuh tidak terlalu menguntungkan, seperti banyak jalan berkelok atau jalanannya tidak bagus, ada baiknya anda mempertimbangkan untuk tinggal di rumah saja. Ibu hamil sebenarnya tidak dilarang untuk naik pesawat sebelum memasuki bulan terakhir yaitu bulan ke-9 kehamilan mereka.

E.       Melakukan pekerjaan rumah tangga

Melakukan pekerjaan rumah tangga memang masih bisa dilakukan. Akan tetapi, dianjurkan untuk menyerahkan tugas-tugas tersebut kepada orang lain, seperti pekerjaan yang mengharuskan anda untuk jongkok, mengangkat beban, dan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan beberapa bahan kimia berbahaya seperti pembersih lantai dll.Kegiatan membersihkan langit-langit dan mengganti lampu atau kegiatan-kegiatan berbahaya lainnya sebaiknya diserahkan kepada laki-laki.

F.       Kegiatan yang penuh resiko

Beberapa kegiatan yang sangat beresiko seperti menunggang kuda, berselancar, bermain skateboard atau bermain sepatu roda sangat tidak dianjurkan bagi wanita hamil dan sebaiknya dihindari. Ini merupakan aktivitas fisik yang dapat menyebabkan keguguran sehingga wajib untuk dihindari oleh setiap ibu hamil.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.