5 Masalah Kehamilan yang Wajib Diwaspadai

5 Masalah Kehamilan yang Wajib Diwaspadai

happy-mom-2Pada kebanyakan kasus, kehamilan sebenarnya tidak rumit dan justru menyenangkan. Namun sebaliknya, ada juga beberapa kehamilan yang kadang-kadang bermasalah. Komplikasi merupakan masalah kehamilan yang paling umum terjadi, dan semua wanita pasti ingin menghindarinya. Agar komplikasi bisa dihindari, sangat penting bagi wanita untuk mengetahui cara merawat diri dan merawat kesehatan mereka sebelum, selama dan sesudah hamil.

Persiapan sebelum hamil juga sangat penting dan anda setidaknya harus meluangkan waktu berbicara dengan dokter mengenai masalah kesehatan yang anda miliki, apakah beresiko untuk kehamilan di masa yang akan datang atau tidak. Disamping beberapa penyakit, obat-obatan yang anda konsumsi juga harus dikonsultasikan dengan dokter karena beberapa obat-obatan sangat berbahaya apabila dikonsumsi saat hamil dan bisa mempengaruhi kondisi janin.

Untuk membantu mengetahui berbagai masalah medis serius yang anda miliki, dokter atau bidan akan mengecek langsung berbagai kondisi fisik dengan melakukan pemeriksaan secara langsung, tes laboratorium dan tes ultrasound atau USG.

Beberapa gejala selama kehamilan sangat umum dan sering terjadi. Hal tersebut akan dialami oleh hampir setiap wanita hamil. Beberapa gejala dianggap normal dan beberapa yang lainnya dianggap sebagai alarm tanda bahaya. Komplikasi sudah pasti melibatkan kesehatan ibu, janin, atau keduanya. Melakukan perawatan lebih dini dan secara rutin mengurangi resiko masalah kesehatan akan membantu anda melewati kehamilan dengan lebih mudah tanpa banyak komplikasi hingga persalinan selesai.

Berikut adalah 5 masalah kehamilan yang harus anda perhatikan dan tidak boleh diabaikan.

1.        Keguguran

Keguguran adalah hilangnya kehamilan yang terjadi di bawah minggu ke-20. Biasanya keguguran sangat rentan terjadi di bawah minggu ke-12 kehamilan. Sekitar 10% hingga 20% kehamilan berakhir dengan keguguran. Dan, 80% keguguran terjadi sebelum minggu ke-12. Kebanyakan keguguran terjadi akibat kelainan kromosom, akibat masalah plasenta, pertumbuhan janin yang buruk, masalah kesehatan kronis pada ibu serta infeksi.

Baca Juga:  10 Perubahan pada Payudara Selama Kehamilan yang Harus Bunda Tahu

2.        Persalinan prematur

Persalinan prematur adalah persalinan yang terjadi sebelum minggu ke-37 kehamilan, kelahiran prematur mendatangkan banyak resiko terutama untuk kesehatan bayi. Apabila paru-paru dan berbagai organ bayi termasuk otak belum sempurna, biasanya hal tersebut sangat berbahaya.

3.        Aktivitas bayi menurun

Memasuki trimester kedua kehamilan, bayi sudah mulai bergerak dan terasa di perut ibu. Pada trisemester kedua mereka biasanya menjadi lebih aktif, lebih sering menendang dan lain-lain. Apabila aktivitasnya menurun, maka hal tersebut adalah tanda bahwa ada masalah pada bayi. Anda harus segera menghubungi dokter atau datang ke klinik untuk mendapatkan pemeriksaan dengan scan USG atau yang lainnya.

Apabila bayi dalam kondisi kritis, mungkin saja operasi caesar akan dilakukan dalam rangka menyelamatkan bayi.

4.        Pre-eklamsia

Pre-eklamsia adalah salah satu kondisi serius yang mempengaruhi sekitar 5% wanita hamil. Mereka yang didiagnosa pre-eklamsia biasanya memiliki tekanan darah tinggi dan protein di dalam urine. Selain itu, kelainan pada hati dan ginjal pada minggu ke-20 kehamilan juga disebabkan karena preeklamsia.Pre-eklamsia menyebabkan tekanan meningkat di arteri dan membuat darah sulit mencapai plasenta sehingga berbagai nutrisi dan oksigen tidak akan sampai ke bayi. Kurangnya asupan nutrisi dan oksigen menyebabkan pertumbuhan bayi melambat dan bahkan dapat menyebabkan persalinan prematur.

5.        Kehamilan ektopik

Masalah kehamilan lain yang wajib diwaspadai adalah kehamilan ektopik, yaitu implantasi telur di luar uterus atau di dalam tabung fallopi (saluran tuba).

Kehamilan diluar rahim tersebut bisa sangat berbahaya dan dapat menyebabkan pendarahan hebat pada ibu serta berakibat fatal apabila tidak segera ditangani.

PERHATIAN - BUNDA Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka.
Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.